ASRI Kantongi Proyek Strategis Rp511 Miliar, Perkuat Prospek Pertumbuhan Kuartal III 2026

  • Post author:

Jakarta, Juni 2026 – PT ASRI Karya Lestari (ASLI) terus memperkuat portofolio bisnisnya melalui perolehan sejumlah proyek strategis yang akan mulai dikerjakan pada Kuartal III 2026. Perseroan telah menerima Surat Penunjukan Penyedia Jasa Konstruksi (SPPJPK) untuk empat paket pekerjaan dengan nilai total mencapai sekitar Rp511 miliar.

Direktur Utama ASLI, Agus Karianto, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi sinyal positif terhadap keberlanjutan pertumbuhan Perseroan di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan fasilitas strategis nasional.

“Perolehan proyek-proyek ini menunjukkan kepercayaan yang semakin kuat dari pengguna jasa terhadap kemampuan ASLI dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi berskala besar, termasuk proyek dengan pendekatan design and build serta konstruksi modular berbasis prefabrikasi,” ujar Agus Karianto. 

Empat proyek yang telah diperoleh ASLI terdiri atas pembangunan barak prefabrikasi wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara senilai Rp128 miliar, pembangunan barak prefabrikasi wilayah Papua senilai Rp104 miliar, pembangunan fasilitas Kopassus Grup 3 Dumai senilai Rp138 miliar, serta pembangunan fasilitas Kopassus Grup 4 Kutai Kartanegara senilai Rp141 miliar. Seluruh proyek tersebut akan mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan Perseroan pada semester kedua tahun 2026. 

Dalam pelaksanaannya, ASLI menggandeng sejumlah mitra strategis melalui skema Joint Operation (JO). Untuk proyek barak prefabrikasi Jawa, Bali, Nusra dan Papua, ASLI bermitra dengan SIP dengan komposisi kepemilikan masing-masing sebesar 95% untuk ASLI dan 5% untuk SIP. Sementara pada proyek Kopassus Grup 3 Dumai, ASLI bekerja sama dengan konsultan perencana dalam skema design and build dengan porsi ASLI sebesar 97% dan mitra sebesar 3%. Adapun proyek Kopassus Grup 4 Kutai Kartanegara dilaksanakan bersama WKM dan konsultan perencana dengan komposisi 55% untuk ASLI, 42% untuk WKM, dan 3% untuk konsultan. 

Menurut Agus, model kolaborasi tersebut memungkinkan setiap anggota JO memberikan kontribusi sesuai kompetensi inti masing-masing sehingga meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek dan pengelolaan risiko. Pada proyek prefabrikasi, ASLI bertindak sebagai pelaksana konstruksi sementara SIP mendukung penyediaan material prefab yang memenuhi persyaratan perdagangan material konstruksi. Pada proyek design and build, peran konsultan desain menjadi faktor penting dalam memastikan integrasi antara proses perencanaan dan konstruksi. 

Perseroan menilai tren pembangunan fasilitas pertahanan, hunian modular, dan infrastruktur pendukung kawasan strategis masih akan menjadi sumber pertumbuhan yang menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan. Dengan tambahan kontrak baru tersebut, ASLI optimistis dapat memperkuat posisi sebagai perusahaan konstruksi yang memiliki kompetensi pada proyek-proyek khusus dengan kebutuhan waktu pelaksanaan yang cepat, kualitas tinggi, serta pendekatan konstruksi modern. 

Manajemen ASLI meyakini bahwa masuknya proyek-proyek baru ini akan memberikan visibilitas pendapatan yang lebih baik bagi Perseroan, meningkatkan utilisasi sumber daya, sekaligus memperkuat fundamental bisnis jangka panjang. Perseroan juga terus membuka peluang untuk mengikuti berbagai tender strategis lainnya guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham. 

“Perolehan proyek senilai lebih dari Rp500 miliar ini menjadi fondasi penting bagi kinerja ASLI pada semester kedua 2026. Kami akan memastikan seluruh proyek dijalankan dengan prinsip kualitas, ketepatan waktu, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik sehingga dapat memberikan hasil optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Agus Karianto. (zrn)

Tentang PT Asri Karya Lestari Tbk

PT Asri Karya Lestari Tbk (“ASLI”) merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang jasa konstruksi (general contractor) yang didirikan pada 20 Desember 2008 di Bekasi, Jawa Barat. ASLI memiliki pengalaman dalam berbagai proyek infrastruktur dan gedung, dengan mengedepankan penerapan teknologi konstruksi serta standar mutu yang tinggi. Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas bisnisnya melalui pengembangan layanan terintegrasi, termasuk sub-kontraktor, spesialis konstruksi, serta penyewaan alat berat.

Sebagai perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten “ASLI”, ASLI terus mengembangkan bisnisnya melalui ekspansi proyek di berbagai wilayah Indonesia serta penguatan kapabilitas operasional guna mendukung pertumbuhan perusahaan.

Informasi Lebih Lanjut:

Corsec.asli@gmail.com